News Update :
Home » » 'Legend of the Guardians' - Si Penjaga Burung Hantu

'Legend of the Guardians' - Si Penjaga Burung Hantu

Penulis : Rey Yudhistira on Sabtu, 02 Oktober 2010 | 23.08


Diangkat dari epik fantasy Guardians of Ga'hoole karya Kathryn Larski, Warner Bross Inc mengangkat kisah kepahlawanan burung hantu ini ke layar lebar dalam format 3 Dimensi (3D) dengan judul Legend of the Guardians: The Owls of Ga'Hoole.

Sang Penjaga Ga'Hoole merupakan kisah fabel yang dikenal di Australia. Tiga ekor burung hantu jenis Tyto, Soren, Eagletyn, dan Kludd. Mereka adalah kakak beradik yang tinggal bersama orangtua mereka dan seekor ular pengasuh bernama Nona Pi.

Soren dan Eagletyn begitu terinspirasi dari dongeng yang dikisahkan oleh ayah mereka sebelum tidur. Dongeng itu bercerita tentang kepahlawanan Ezylrib, burung hantu bertubuh kecil yang dijuluki ‘Sang Penjaga’ karena keberaniannya mengalahkan Skench, penguasa St Aeglosius.

Skench yang dendam karena kekalahannya saat bertarung melawan Ezyl, bertekad akan membangun akademi St Aegolius, yang disebutnya sebagai Kerajaan Sang Sejati. Skench kehilangan paruh dan matanya saat pertarungan melawan Ezyl.

Alkisah Kludd, kakak Soren yang tidak percaya dengan dongeng ayahnya. Saat dia dan Soren belajar terbang tanpa diawasi ayah ibunya, tiba-tiba mereka terjatuh. Saat sedang dalam bahaya, Soren dan Kludd diculik oleh sepasukan burung hantu dan dibawa ke St Aegolius. Dalam perjalanan itu, Soren berkenalan dengan Gylfie, burung hantu bertubuh kecil dan tidak sekuat burung hantu jenis Tyto.

Dari pertemuan inilah Soren dan Gylfie bekerja sama untuk bisa keluar dari kerajaan Sang Sejati. Berbagai upaya dilakukan sampai akhirnya mereka bisa dibebaskan untuk mencari Sang Penjaga yang sesungguhnya.

Akankan Soren dan Gylfie berhasil menemukan Sang Penjaga? Bagaimana nasib Kludd yang menolak pergi dari St Aegolius?

Anda tidak perlu khawatir akan merasa kelelahan karena 3D di film ini memang boleh mendapat acungan jempol. Jangan khawatir, jika di beberapa film 3D tidak disediakan teks terjemahan, untuk film ini tersedia subtitle ke dalam Bahasa Indonesia.

Film animasi tiga dimensi ini sarat dengan pesan moral. Film ini direkomendasikan untuk ditonton oleh anak-anak dengan bimbingan orangtua. Kedengkian, balas dendam, pengkhianatan, imbang dengan moral persahabatan dan tolong menolong yang disajikan dalam animasi ini.

Kisah antara Kludd dan Soren juga sarat dengan pesan moral, yakni sebagai saudara selayaknya saling menolong, bukan saling menyakiti. Pesan moral yang dikedepankan dalam film ini adalah yakin pada diri sendiri dan ikuti kata hati.
Share this article :

+ komentar + 2 komentar

3 Oktober 2010 00.47

beuuggghhhh.....mantap

4 Oktober 2010 05.23

mari saling menolong seperti mereka :), pengen liat, tapi gak pernah ada waktu, :D

Posting Komentar

POST

 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. Bukan Sastrawan . All Rights Reserved.
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger